Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Opini: Kebodohan dari Kebaikan Memberi Makan Kucing Liar

Kebaikan seringkali dipandang sebagai sesuatu yang mulia, luhur, bahkan heroik. Namun, tidak semua kebaikan benar-benar membawa hasil yang baik. Ada kalanya kebaikan justru berubah jadi kebodohan yang dibungkus rasa iba. Salah satu contohnya adalah kebiasaan memberi makan kucing liar. Banyak orang merasa dirinya penyelamat hanya karena menaruh sisa nasi, tulang ayam, atau pelet murahan di pinggir jalan. Sekilas tampak penuh welas asih, apalagi kucing yang lapar tampak begitu kasihan. Tetapi kalau kita berpikir lebih dalam, tindakan semacam itu justru bisa menjadi bom waktu yang mengacaukan keseimbangan alam, merusak fungsi kucing sebagai predator alami, dan menciptakan masalah baru bagi lingkungan. Sejak awal, kucing diciptakan sebagai karnivora. Nalurinya berburu. Mereka bukan pemakan tepung atau pengunyah nasi basi, melainkan predator kecil yang menjaga keseimbangan ekologi. Peran kucing dalam rantai makanan jelas: menekan populasi tikus, burung kecil, atau serangga tertentu. Cob...