Sikap Laki-laki yang Bikin Perempuan Ilfeel

Kita serius bicara soal perilaku laki-laki yang sering kali bikin perempuan jengkel atau bahkan merasa ilfeel, salah satu yang mungkin paling sering ditemui adalah tipe laki-laki yang suka marah-marah ke ibunya sendiri, tapi anehnya, ketika ketemu binatang peliharaan seperti kucing, dia berubah jadi super manis. Ibaratnya kalau sama ibunya bentak-bentak, tapi begitu lihat kucing kecil, langsung nyebut 'Tutiiing!' sambil bermanja-manja. Jelas, perempuan akan mikir dua kali buat dekat sama laki-laki yang kayak gini.


Kenapa begitu? Ya karena, buat perempuan, cara seorang laki-laki memperlakukan ibunya adalah cerminan bagaimana dia akan memperlakukan pasangan hidupnya nanti. Ibu itu sosok yang paling berjasa dalam hidup kita, kalau kepada ibu saja nggak bisa bersikap sopan, gimana dengan perempuan lain? Banyak perempuan punya pemikiran yang sama: kalau kamu nggak bisa menghargai ibu yang sudah melahirkan, merawat, dan membesarkan kamu, bagaimana bisa kamu akan menghargai aku sebagai pasanganmu?


Hal ini juga menyangkut rasa empati dan kasih sayang. Ketika seseorang bisa begitu lembut terhadap kucing tapi kasar terhadap manusia, terutama ibunya, maka ada sesuatu yang salah dalam karakternya. Itu semacam kontradiksi yang sulit dimengerti. Kucing memang lucu, tapi ibumu juga manusia yang layak mendapatkan kasih sayang, bahkan lebih dari kucing. Jadi, ya, ini perilaku yang benar-benar bisa bikin perempuan menjauh.


Selain itu, ada juga perilaku yang nggak kalah bikin perempuan garuk-garuk kepala, yaitu laki-laki yang bangun pagi tapi cuma numpang pipis, nggak mau sholat. Apalagi, yang bikin lebih parah, kalau tempat pipisnya di pintu masjid! Astaga, ini udah bisa dipastikan bakal dibenci oleh banyak perempuan, terutama yang memiliki nilai-nilai agama yang kuat.


Perilaku seperti ini menunjukkan kurangnya kesadaran spiritual dan tanggung jawab. Sholat adalah kewajiban bagi seorang Muslim, dan bagi banyak perempuan, kesalehan seorang laki-laki adalah salah satu hal yang penting. Kalau bangun pagi cuma buat pipis dan nggak mau melaksanakan sholat, apalagi sampai nggak punya rasa hormat dengan buang air kecil di tempat yang seharusnya dijaga kesuciannya, ini jelas sesuatu yang sangat mengecewakan.


Perempuan ingin pasangannya punya rasa tanggung jawab, baik dalam hal spiritual maupun dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seorang laki-laki menunjukkan perilaku seperti ini, perempuan mungkin akan merasa bahwa dia tidak serius dalam menjalani hidupnya, apalagi dalam menjalani hubungan.


Lanjut lagi ke perilaku yang mungkin lebih ekstrem dan bikin perempuan merasa ilfeel, yaitu laki-laki yang suka sama “sayur kering”. Di sini, kita bicara tentang cowok yang terlibat dalam kebiasaan yang berhubungan dengan hal-hal seperti ganja, tembakau, atau narkoba. Jelas, ini adalah salah satu hal yang bakal membuat perempuan lari tunggang langgang.


Kenapa? Karena laki-laki yang suka mengonsumsi zat-zat semacam ini sering kali dianggap tidak memiliki kontrol diri dan tidak peduli dengan kesehatan, baik kesehatan dirinya maupun orang-orang di sekitarnya. Bagi perempuan, kebiasaan ini menunjukkan bahwa laki-laki tersebut mungkin tidak bisa memberikan keamanan dan stabilitas dalam hubungan. Bagaimana bisa membangun kehidupan yang sehat dan stabil kalau pasangannya sendiri tidak peduli dengan kesehatannya?


Selain itu, laki-laki yang kecanduan barang-barang seperti ini cenderung memiliki pola hidup yang berantakan. Perempuan, pada umumnya, menginginkan pasangan yang bisa diajak bekerjasama dalam menjalani hidup yang baik dan terarah. Kalau seorang laki-laki sudah kecanduan “sayur kering” tadi, sering kali kehidupannya tidak teratur, dan itu membuat perempuan merasa tidak nyaman dan tidak aman. Apalagi jika kecanduan tersebut mengarah pada perilaku yang merusak, seperti sering berhutang, suka bertindak gegabah, atau malah terlibat dalam tindak kejahatan.


Perempuan ingin merasa aman dan nyaman dalam sebuah hubungan. Kebiasaan buruk seperti ini jelas bertolak belakang dengan itu. Maka, bukan hal yang aneh jika laki-laki dengan kebiasaan ini akan sangat sulit mendapatkan perhatian positif dari perempuan.


Lalu, kita masuk ke fenomena yang agak nyeleneh tapi juga cukup menarik, yaitu laki-laki yang “gemes” dan suka lempar-lempar gas LPG 12 kg. Bayangkan, seorang laki-laki yang mungkin sedang bercanda atau iseng, tapi malah melempar benda berat seperti tabung gas. Ini bukan hanya aneh, tapi juga bisa sangat membahayakan.


Perempuan tentu menginginkan pasangan yang bisa bertindak dewasa dan tidak melakukan hal-hal yang gegabah. Melempar gas LPG? Itu sudah jelas masuk kategori perilaku yang sangat tidak bertanggung jawab. Satu kesalahan kecil saja bisa berujung pada kecelakaan serius. Di sini, perempuan akan berpikir, “Kalau dia bisa melakukan hal sekonyol ini, gimana dia bisa diajak membangun kehidupan yang serius?”


Perilaku seperti ini menunjukkan kurangnya pemahaman akan risiko dan juga ketidakpedulian terhadap keselamatan orang lain. Ini adalah tanda bahwa laki-laki tersebut tidak bisa diajak kerjasama dalam menjalani hidup yang penuh dengan tanggung jawab. Bagi perempuan, laki-laki yang bisa menjaga keselamatan, baik dirinya sendiri maupun orang lain, adalah tipe pasangan yang diidamkan. Sebaliknya, laki-laki yang suka melakukan hal-hal berbahaya dan tidak bertanggung jawab jelas akan sulit mendapatkan kepercayaan dan perhatian dari perempuan.


Intinya, dari semua contoh perilaku di atas, benang merahnya adalah ketidakmampuan untuk menunjukkan tanggung jawab dan rasa hormat, baik kepada diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan sekitar. Bagi perempuan, hal-hal ini adalah fondasi dalam sebuah hubungan. Mereka menginginkan pasangan yang bisa menjadi tempat mereka bersandar, seseorang yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi, baik dalam hal emosional, spiritual, maupun praktis sehari-hari.


Perilaku yang kasar terhadap ibu, mengabaikan tanggung jawab spiritual seperti sholat, kecanduan zat berbahaya, dan tindakan gegabah seperti melempar tabung gas, semuanya adalah tanda-tanda bahwa laki-laki tersebut belum siap untuk menjalani hubungan yang sehat dan penuh tanggung jawab. Dan ini, jelas, membuat perempuan merasa enggan untuk mendekat.


Jadi, bagi para laki-laki, jika ingin mendapatkan perhatian positif dari perempuan, penting untuk menunjukkan sikap yang dewasa, penuh tanggung jawab, dan menghormati orang lain. Karena, pada akhirnya, perempuan mencari pasangan yang bisa menjadi mitra dalam menjalani hidup, bukan seseorang yang hanya menambah masalah dengan perilaku-perilaku yang merugikan.

Komentar

Posting Komentar

Mau menyanggah? Silahkan! Jangan lupa sambil tersenyum biar bumi tidak kehilangan keindahan alamnya. Kamu.

Masyhur

Kuatlah dan Tetap Menjadi Sampah Masyarakat

Takutlah Jika Ibadah Kita Malah Membuka Pintu Neraka

Jangan Terlalu Sering Ngomong Kasar, BAHAYA!!!